Rabu, 24 Desember 2008

Malam Telah Pulang, Pagi Menjelang


Menatap ditengah malam hanya memandang kegelapan
Imajinasi pun berisikan kekosongan dalam lamunan
Merdunya suara dari serangga malam semakin sunyi terdengar
Sampai larut keheningan mengantar tuk bersandar

Dalam ketenangan terlihat satu cahaya menyapa
Begitu ramai walaupun terasa sedikit mengasingkan
Terus berjalan sambil merasakan kenikmatan yang luar biasa
Hingga saatnya permainan ini harus ditinggalkan

Agak remang-remang membuka kenyataan
Terdiam sejanak mengumpulkan tanaga walau penat
Layaknya bunga yang mekar dengan perlahan
Sampai saatnya menebar kesegaran setiap saat


231208

2 komentar:

sweet mengatakan...

Pui5inya 0k ju9a....! Aq mw dunkZ dibIkiNin pUi5!. tApi yan9 t3nt4ng cInt4 ya.......

ucon_aya mengatakan...

it is a good poem...!!!