Sabtu, 05 September 2009

Anak Malam


Gw baru keluar malam setelah sunset tenggelam. Gw selalu keluar malam, waktu langit mulai menghitam. Siang terlalu terang dan mata gw nggak senang. Sarapannya tengah malam Breakfast, lunch sekaligus dinner. Belanjanya tengah malam, nongkrong di warung yang stand by sampe 24 jam. Siang terlalu panas dan gw terlalu malas. Gw memang anak malam nggak punya pekerjaan, maklum cuma penggangguran dan belum dapat pengakuan. Malu keluar siang ketemu banyak orang-orang. Pengen jadi seniman, genjrang-genjreng nggak karuan. Nggak ada yang kesampaian, malah dapat makian dan omelan. Siang sangatlah panas, takut bikin beringas. Cuma diwaktu malam, orang-orang pada merem dan diam. Cuma disaat malam, hati gw jadi tentram. Siang terlalu ramai dan gw jadi nggak santai.

Tidak ada komentar: